Tips Membeli Tiket Bus Online dan Konvensional

Di Indonesia, moda transportasi bus masih menjadi favorit masyarakat untuk melakukan perjalanan antar kota atau provinsi. Tidak heran, banyak orang yang bergelut di industri transportasi bus, seperti armada bus, agen penyedia tiket bus, dan sebagainya. Sayangnya, peluang bisnis di industri ini juga dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, seperti agen penipu dan calo. Karena ulah mereka, banyak pembeli yang dirugikan. Sebagai pembeli, kewaspadaan adalah kunci utama transaksi tiket bus yang aman dan nyaman. Dibawah ini akan diulas beberapa tips membeli tiket bus, baik secara offline atau online.

Hasil gambar untuk bus indonesiaSaat memutuskan membeli tiket bus melalui agen, bayangan para calo yang memaksa dan terkadang sarkastik pasti menghantui, terutama jika Anda membeli tiket di terminal-terminal besar seperti Pulogadung dan Lebak Bulus. Sudah menjadi rahasia umum, calo akan menawarkan harga yang fantastis untuk tiket yang ditawarkan dengan paksaan atau tipuan. Oleh karena itu, fokus utama Anda adalah bagaimana menghindari para calo tanpa menimbulkan masalah. Berikut adalah tips membeli tiket bus melalui agen.

1. Belilah tiket di agen penjualan tiket di luar terminal jika 5-10rb selisih harga bukan masalah.
2. Jangan bertanya atau mendengarkan saran dari orang yang tidak berseragam di terminal
3. Hanya bertanya atau mendengarkan saran dari petugas berseragam atau bagian informasi
4. Di hari biasa, belilah tiket di kondektur bus (hanya berlaku untuk bus-bus tertentu)
5. Belilah tiket jauh-jauh hari
6. Ketahuilah harga pasaran tiket sebelum menuju tempat pembelian dengan menelpon agen terkait
7. Kirimkan barang bawaan yang banyak dengan jasa ekspedisi
8. Bawalah tiket kadaluarsa dan buat tiket terlihat (dibawa atau diletakan di kantong depan)
9. Jika dihampiri calo, katakan Anda sedang mencari taksi atau sudah dibelikan tiket oleh teman
10. Hindari adu mulut dengan calo karena bisa saja mereka juga preman.

Selain membeli tiket di agen dengan cara konvensional, calon penumpang bisa membeli tiket dengan bantuan internet. Pembelian tiket via online ini, pembeli sangat dimanjakan dengan berbagai fasilitas pembelian online, termasuk membeli tiket online. Pembelian dengan sistem ini tentu saja lebih praktis dan, seringkali, lebih murah. Hanya saja, penipuan rentan terjadi dan merugikan pembeli sendiri. Berikut tips menghindari penipuan saat membeli tiket online.

1.Ketahuilah sepak terjang agen online tempat Anda ingin melakukan transaksi dengan mencari review
2. Jangan melakukan pembelian tiket melalui SMS atau telpon dari pihak yang Anda tidak ketahui
3. Jangan melakukan pembelian tiket melalui nomer telepon biasa
4. Jangan melakukan pembelian tiket melalui nomer seluler (tanpa call center)
5. Periksa apakah agen pembelian tiket online tertentu memberikan rincian berbagai armada bus, data penumpang, dan metode pembayaran dalam waktu singkat.
6. Batalkan pembelian tiket online jika pemilik rekening adalah perseorangan
7. Gunakan agen tiket online yang terintegrasi dengan e-solution di beberapa bank besar atau menggunakan akun virtual untuk transaksi

Membeli tiket bus adalah hal yang mudah jika kita dapat bersikap lebih hati-hati dengan berbagai kemungkinan penipuan atau pemaksaan oleh pihak ketiga. Jika ingin terjamin keamanan dan kenyamanan, beli tiket bus online di easybook saja. Apapun tipsnya, pembeli kerap terlanjur masuk dalam masalah-masalah tersebut dikarenakan keterbatasan waktu yang tersedia. Jadi, secara umum, hindarilah membeli tiket bus secara mendadak. Belilah beberapa hari sebelum atau bahkan satu minggu sebelum keberangkatan agar Anda dapat berpikir jernih dan santai dalam menghadapi tawaran-tawaran yang menyesatkan.